BBRMP NTT dan SMKN Op Lanjutkan Kerja Sama Melalui Penandatanganan PKS
Kupang, 11 Maret 2026, BBRMP NT melaksanakan kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan SMK Negeri Op Kabupaten TTS. Kegiatan ini berlangsung di ruang Kepala BBRMP NTT dan menjadi bentuk komitmen kedua belah pihak dalam melanjutkan sinergi di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia pertanian.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BBRMP NTT Dr. Novalisa T. E. Lumentut, S.P., M.Sc. , Ketua Kelompok Substansi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian Ir. Irianus Rejeki Rohi, M.Si. Ketua Tim Kerja Pengelolaan Kerja Sama, Layanan dan Penilaian Kesesuaian Firman Santhy Galung, S.Si., M.Si. serta perwakilan Kepala Sekolah dari SMKN Op Andy Beti, S.P.
Penandatanganan PKS ini merupakan pembaruan dari kesepakatan kerja sama sebelumnya yang telah dilakukan sejak tahun 2019. Selama kurang lebih tujuh tahun, BBRMP NTT dan SMKN Op telah bekerja sama dalam berbagai kegiatan, di antaranya Praktek Kerja Industri (Prakerin) dan Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Dalam hal ini perwakilan Kepala Sekolah SMKN Op Andy Beti, S.P., menyampaikan permohonan maaf karena Kepala Sekolah SMKN Op tidak dapat hadir secara langsung. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BBRMP NTT atas dukungan serta kerja sama yang telah terjalin selama ini.
Sementara itu, Ketua Kelompok Substansi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian Ir. Irianus Rejeki Rohi, M.Si. menjelaskan bahwa pada umumnya penandatanganan PKS dilakukan langsung oleh Kepala Sekolah, namun karena adanya agenda UKK yang akan dilaksanakan pada 12 Maret 2026, dokumen PKS juga akan dibawa oleh tim BBRMP NTT untuk ditandatangani di SMKN Op.
Kepala BBRMP NTT Dr. Novalisa T. E. Lumentut, S.P., M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan SMKN Op yang telah menjadikan BBRMP NTT sebagai salah satu tempat pembelajaran bagi para siswa. Ia menegaskan bahwa BBRMP NTT siap mendukung pembinaan siswa agar menjadi generasi yang disiplin, kompeten, serta memiliki keterampilan di bidang pertanian. Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan dokumen PKS sebagai simbol komitmen bersama untuk melanjutkan kerja sama di masa mendatang. (DPS)