BBRMP NTT Hadiri Kegiatan Kunjungan Wapres RI di Agroeduwisata GMIT Mata Air
Kupang, 6 April 2026 – BBRMP NTT Kementerian Pertanian RI turut mengambil peran aktif dalam kegiatan kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, di kawasan Agroeduwisata GMIT yang berlokasi di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Dalam kegiatan tersebut, BBRMP NTT tidak hanya hadir sebagai bagian dari unsur pendukung pemerintah pusat, tetapi juga berkontribusi langsung melalui penyaluran bantuan sarana produksi pertanian kepada kelompok tani setempat.
Adapun bantuan yang disalurkan oleh BBRMP NTT berupa benih padi unggul varietas Inpari 42 label ungu sebanyak 100 kilogram. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas dan keberlanjutan sistem budidaya padi yang telah diterapkan oleh petani di kawasan Agroeduwisata GMIT Mata Air.
Selain bantuan benih, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan berbagai alat dan mesin pertanian seperti hand traktor, kultivator, alat semprot, serta mesin pompa air guna mendukung efisiensi dan modernisasi pertanian di tingkat lapangan.
Kawasan Agroeduwisata GMIT Mata Air sendiri merupakan model pertanian terintegrasi yang menggabungkan subsektor tanaman pangan, hortikultura, perikanan air tawar, serta peternakan dalam satu sistem yang saling mendukung. Pengembangan kawasan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, serta stakeholder lainnya.
Dalam dialog bersama Wakil Presiden, para petani dari Kelompok Tani Sulamanda, Kelompok Tani Petani Milenial, dan Kelompok Wanita Tani Cinta Kasih menyampaikan bahwa mereka telah menerapkan pola tanam intensif dengan indeks pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun.
Berdasarkan hasil ubinan tahun 2025, produktivitas padi di kawasan tersebut mencapai sekitar 150 ton gabah kering panen per hektare dalam tiga musim tanam, dengan hasil beras sekitar 104 ton. Varietas yang digunakan antara lain Ciherang dan Inpari 42 yang dinilai sesuai dengan kondisi agroklimat setempat.
Hasil produksi tersebut tidak hanya dipasarkan secara umum, tetapi juga mendukung kebutuhan pangan lokal, termasuk disalurkan ke MBG Alfa Omega Mata Air.
Keterlibatan BBRMP NTT dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen dalam mendorong penerapan teknologi pertanian modern yang adaptif serta peningkatan kapasitas petani di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Melalui dukungan benih unggul dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat dan mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani serta ketahanan pangan daerah.
Kegiatan dilanjutkan dengan dialog antara Wakil Presiden dengan para petani, serta panen padi secara simbolis sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil kerja keras petani di kawasan tersebut. (DPS)