BBRMP NTT sebagai Penguji Eksternal Kegiatan UKK di SMKN Op Timor Tengah Selatan
Op - Timor Tengah Selatan, 12 Maret 2026 – BBRMP NTT berperan sebagai Tim Penguji eksternal pada kegiatan Uji Kompetensi Keterampilan (UKK) bagi siswa SMK Negeri Op, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan serta kesiapan siswa dalam mengaplikasikan keterampilan sesuai dengan kompetensi keahlian yang telah dipelajari selama masa pendidikan.
Pelaksanaan UKK melibatkan empat orang penguji eksternal dari BBRMP NTT yang dibagi ke dalam dua program keahlian. Untuk jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) oleh Firman Santhy Galung, S.Si., M.Si dan Randy Yulidar Anggarapuri, S.Tp., M.T. Sementara itu, untuk jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) oleh Rafael Dos Santos, S.ST dan Dea Permata Sari Br Bangun, S.ST
Pada jurusan ATPH, komponen yang diuji meliputi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, teknik persiapan lahan, teknik pemasangan mulsa plastik MPHP, serta teknik persemaian benih. Sementara itu, pada jurusan APHP, siswa melaksanakan praktik pembuatan roti dan pembuatan susu kedelai. Proses penilaian mencakup aspek pengetahuan dan praktik Good Manufacturing Practices (GMP), sanitasi dan higiene personel, pengetahuan terhadap alat dan bahan, pemahaman serta praktik setiap tahapan proses mulai dari persiapan bahan hingga penyimpanan produk, serta kemampuan dalam melakukan perhitungan biaya produksi. Jumlah peserta UKK yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari 9 siswa dari jurusan APHP dan 14 siswa dari jurusan ATPH. Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme dan kesungguhan dalam mengikuti setiap tahapan ujian yang dilaksanakan.
Kegiatan ini disambut langsung oleh Kepala SMK Negeri Op Yoksan J.E. Naat, S.Pd, yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim penguji dari BBRMP NTT atas dukungan dan kerja sama dalam pelaksanaan UKK bagi para siswa. Tim penguji juga memberikan beberapa masukan dan saran kepada pihak sekolah, di antaranya terkait kelengkapan alat dan bahan praktik agar proses pelaksanaan ujian kompetensi dapat berjalan lebih optimal di masa mendatang. Khusus pada jurusan APHP, tim penguji menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah karena telah menyediakan alat dan bahan yang cukup lengkap sesuai dengan saran yang pernah diberikan sebelumnya. Selain itu, tim penguji juga menyarankan agar ke depan dapat disiapkan APD khusus untuk kegiatan praktik pengolahan pangan, guna menjaga higienitas dan kualitas produk yang dihasilkan.
Melalui kegiatan UKK ini diharapkan para siswa dapat semakin siap dalam menghadapi dunia kerja maupun mengembangkan keterampilan secara mandiri, sehingga kompetensi yang dimiliki dapat memberikan manfaat baik bagi diri sendiri maupun masyarakat. (DPS)