BRMP NTT Hadiri Perayaan Satu Tahun BRMP
Bogor, Jumat 14 November 2025. Serangkaian kegiatan peringatan satu tahun BRMP dengan thema Pertanian Modern untuk Swasembada Pangan Berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 – 13 November 2025 dipusatkan di Auditorium Ir. Sadikin Sumintawikarta, kegiatan antara lain; Jalan Santai, Pembukaan dan Penandatangan MoU dan PKS, Seminar Pengelolaan SDG Pertanian, Workshop Herbal Medika, Temu Bisnis Sinergi dan Kolaborasi Sistem Perbenihan Hortikultura Menuju Swasembada Benih, Rapat koordinasi UK/UPT Selindo, Leadership and management Session, dan Pameran produk BRMP.
Kegiatan juga dilaksanakan di Auditorium BRMP Perkebunan, antara lain; Workshop Kebaristaan dan Enterpreneurship Kopi, Workshop Perbenihan BRMP Penerapan, FGD Organik, Workshop BRMP Penerapan-ICARE. Sedangkan kegiatan kunjungan lapangan di BRMP Padi – Sukamandi yang mengekspose tentang kegiatan penanaman padi metode Tabela Arkansas dan menyaksikan pengresmian gedung Seed Center oleh Menteri Pertanian.
Seluruh rangkaian kegiatan didihadiri semua perwakilan/utusan dari seluruh BRMP termasuk BRMP provinsi seluruh Indonesia. BRMP NTT yang hadir dalam kegiatan dimaksud antara lain; kepala BRMP NTT Dr. Abdul Wahab, S.P, MP. Kasubag TU Kornelis Hanggongu,S.TP, Katimker LPMP Ir.Irianus Rejeki Rohi,M.Si dan Katimker PEPMP Dr.Haruna,S.Pi,M.Si.
Kepala BRMP dalam acara Rapat Koordinasi menyampaikan beberapa hal yang harus diimplementasikan oleh seluruh jajaran BRMP antara lain 1) BRMP Siap mendukung kegiatan Kementerian Pertanian, 2)Dengan transformasi dari Balitbangtan menjadi BSIP selanjutnya menjadi BRMP, maka kembali melaksanakan tugas Riset ditambah dengan standarisasi, 3) Penerapan Modernisasi termasuk dalam pengelolaan administrasi dengan system elektronik (berbasis digital), 4) Dalam bekerja dengan perinsip: Dipikirkan, Dikerjakan dan Diselesaikan. 5) BRMP harus siap dengan tantangan kerja Lembaga yang lebih, 6) Implementasi benih bermutu dan benar dengan memperhatikan system distribusinya, termasuk didalamnya; Penyaluran benih dalam bentuk Diseminasi dan PNBP, Penyaluran benih bermutu secara massif, Dalam produksi benih harus akuntabilitas.
Seluruh materi disampaikan dari para narasumber kepada seluruh peserta pada setiap sesi yang telah dijadwalkan. Diakhir setiap sesi, diberikan kesempatan kepada peserta untuk memberikan tanggapan dan respon.