BRMP NTT Resmi Melepas Siswa Prakerin SMK Teknologi Mahawira Mnelaanen
Kupang, Selasa 11 November 2025, BRMP NTT melaksanakan acara pelepasan siswa Praktek Kerja Industri (Prakerin) SMK Teknologi Mahawira Mnelaanen yang bertempat di ruang PPID BRMP NTT. Kegiatan pelepasan tersebut dihadiri oleh plh. Kepala BRMP NTT Dr. Ir. Sophia Ratnawaty, M.Si, Pendamping lapang Andri Dias Setiawan, S.Si, Guru pendamping Eflis Harlenci Seofeto, S.Ikom., beserta siswa prakerin sebanyak 11 siswa.
Guru pendamping Eflis Harlenci Seofeto, S.I.kom, menyampaikan ucapan terima kasih kepada BRMP NTT atas kesempatan dan bimbingan yang telah diberikan kepada para siswa untuk melaksanakan kegiatan prakerin selama 3 bulan. Beliau menyampaikan apresiasi karena BRMP NTT masih berkenan menerima siswa untuk melanjutkan kegiatan praktik. Beliau menambahkan bahwa semula penarikan peserta praktik dijadwalkan pada tanggal 21 November 2025, namun karena satu dan lain hal, kegiatan penarikan dilaksanakan lebih awal pada tanggal 11 November 2025. Melalui kesempatan ini, beliau berharap kerja sama yang baik antara pihak sekolah dan BRMP NTT dapat terus terjalin dan semakin berkembang di masa mendatang.
Selanjutnya, Pembimbing lapang, Andri Dias Setiawan, S.Si, menyampaikan bahwa selama tiga bulan pelaksanaan prakerin di BRMP NTT, para siswa telah mendapatkan pembelajaran baik secara teori maupun praktik di lapangan. Sebagai pembimbing, beliau memaparkan bahwa terdapat beberapa materi yang diberikan yaitu pembuatan pestisida nabati, pupuk organik cair, hingga pengolahan hasil panen menjadi produk olahan. Seluruh kegiatan tersebut menghasilkan berbagai produk dan dipasarkan ke pegawai BRMP NTT seperti produk saus tomat, torakur (tomat rasa kurma), dan bawang goreng. Beliau juga mengapresiasi bahwa para siswa telah berhasil memproduksi bibit selada sebanyak satu kilogram. Beliau berharap pengalaman selama mengikuti kegiatan di BRMP NTT dapat menjadi bekal berharga bagi para siswa dalam menghadapi dunia kerja di masa mendatang.
Plh. Kepala BRMP NTT Dr. Ir. Sophia Ratnawaty, M.Si, menyampaikan permohonan maaf karena Kepala Balai tidak dapat hadir secara langsung untuk melepas para siswa dikarenakan sedang melaksanakan tugas di luar kota, sehingga kegiatan pelepasan diwakilkan oleh beliau. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa selama kegiatan di BRMP NTT, para siswa telah memperoleh banyak ilmu dan pengalaman. Terdapat beberapa keterbatasan di BRMP NTT, baik dari segi sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana, namun hal tersebut tidak mengurangi output pembelajaran yang diterima oleh para siswa. Beliau menambahkan bahwa meskipun tidak semua hal yang dipelajari dapat diterapkan, setidaknya sebagian pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga di masa depan dan berpesan agar para siswa tetap bersemangat dalam melanjutkan cita-cita. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, hasil dari kegiatan prakerin ini bahkan dapat dilanjutkan ke lingkup universitas dan dijadikan bahan penelitian akhir. Beliau berharap kerja sama antara BRMP NTT dan pihak sekolah dapat terus terjalin di masa mendatang. Menutup sambutannya, beliau menyampaikan permohonan maaf apabila selama tiga bulan berinteraksi terdapat sikap atau tindakan dari staf BRMP NTT yang kurang berkenan. Beliau berpesan agar para siswa membawa pulang hal-hal baik yang telah didapatkan selama praktik, dan meninggalkan hal-hal yang kurang baik, serta berharap ilmu yang diperoleh dapat membawa manfaat dan kebaikan bagi para siswa. (SHA)