BRMP NTT SERAHKAN SERTIFIKAT SNI KOPI SANGRAI DAN KOPI BUBUK DI CV. MAGNA JAYA
Kupang- Selasa,16 Desember 2025, bertempat di Sombra Coffee (CV. Magna Jaya),di Jl. W.J. Lalamentik No. 95, Kepala BRMP NTT Dr. Abdul Wahab, S.P., M.P didampingi oleh Randy Yulidar Anggarapuri, S.TP., M.T selaku Penanggungjawab kegiatan Pendampingan beserta tim BRMP NTT melaksanakan kegiatan penyerahan Sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) Kopi Sangrai dan Kopi Bubuk (SNI 8964-2021) kepada Alfredo Sabastianus Soipili selaku Direktur CV. Magna Jaya. Dalam kegiatan penyerahan sertifikat ini, turut hadir Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov. NTT Suzan E. Rondo, S.E., M.M dan perwakilan Bank Indonesia Prov. NTT Yore Sariati Januar.
Pada kesempatan tersebut, Kepala BRMP NTT Dr. Abdul Wahab S.P.,M.P menegaskan bahwa adanya kolaborasi serta komunikasi yang berkelanjutan antara tim BRMP NTT dan CV. Magna Jaya, sehingga proses pendampingan dapat terlaksana dengan baik hingga terealisasinya penyerahan Sertifikat SNI pada hari ini.
Pada kesempatan yang sama, Direktur CV.Magna Jaya Alfredo Sabastianus Soipili menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tim yang telah berperan aktif dan berkontribusi dalam membangun serta mengembangkan CV. Magna Jaya sejak tahap awal hingga mencapai kondisi saat ini. Selain itu perwakilan Bank Indonesia Yore Sariati Januar yang hadir juga turut menyampaikan bahwa penyerahan Sertifikat SNI Kopi diharapkan dapat mendorong pengembangan UMKM di bidang kopi agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih baik.
Perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Timur Suzan E.Rondo,S.E.,M.M menyampaikan ucapan selamat kepada CV.Magna Jaya dan berharap CV.Magna Jaya dapat menjadi pendorong UMKM dibidang kopi lainnya yang ada di Provinsi NTT untuk bisa meningkatkan kualitas seperti dengan adanya SNI. Sertifikat SNI merupakan bentuk pengakuan atas pemenuhan standar yang berlaku, sehingga memberikan dasar legal dalam pelaksanaan pengawasan dan pembinaan usaha, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat sebagai konsumen.
Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM kopi dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan serta berkontribusi terhadap perekonomian nasional, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur. (HP)