Petani Bernapas Lega, Strategi Pompanisasi Mentan Amran Dijamin Ampuh Jaga Produksi Padi
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bergerak cepat memagari lahan pertanian nasional dari ancaman kekeringan. Lewat program pompanisasi yan...
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bergerak cepat memagari lahan pertanian nasional dari ancaman kekeringan. Lewat program pompanisasi yang agresif, Kementan tahun ini menambah target pengairan untuk 1 juta hektare lahan, menyusul kesuksesan 1,2 juta hektare di tahun sebelumnya.
Langkah ini diperkuat dengan tambahan irigasi perpompaan (irpom) untuk sejuta hektare lahan lainnya guna memastikan padi tetap tumbuh subur meski musim kering melanda.
“Potensi kekeringan sudah kita antisipasi sejak awal melalui pompanisasi. Tahun lalu sudah 1,2 juta hektare, dan tahun ini kita tambah lagi 1 juta hektare agar produksi tetap terjaga,” ujar Amran di Kantor Kementan, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/2026).
Selain urusan air, Amran membawa angin segar bagi kantong petani. Ia memastikan stok pupuk melimpah dengan harga yang justru turun sekitar 20 persen. Baginya, harga yang bersahabat adalah kunci untuk menjaga semangat produksi di lapangan.
“Pupuk cukup dan bahkan harganya turun sekitar 20 persen. Ini menjadi motivasi besar bagi petani untuk terus menanam,” ucapnya.
Di tengah gejolak geopolitik dunia dan ancaman El Nino, Amran memasang badan memastikan ketahanan pangan Indonesia tetap di jalur aman. Ia menegaskan sistem yang dibangun Kementan saat ini sudah cukup tangguh menghadapi guncangan eksternal.
“Kita tidak terlalu terpengaruh dengan kondisi geopolitik global maupun potensi El Nino. Produksi kita kuat, stok kita aman,” tegas Amran.
Salah satu kunci stabilitas ini adalah optimalisasi lahan rawa hasil rehabilitasi yang tetap produktif di tengah keterbatasan air. Amran pun optimistis langkah antisipasi yang terukur ini bakal menjamin stok pangan tetap melimpah bagi rakyat.
“InsyaAllah pangan kita aman. Produksi kuat, stok cukup, dan berbagai langkah antisipasi sudah kita lakukan,” pungkasnya.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan keterangan kepada awak media seusai menghadiri acara 'Retret Bela Negara PWI' di Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/1/2026). (Foto: Antara/Aria Ananda)