• Jl. Timor Raya KM. 32 Naibonat Kupang NTT
  • (0380) 8460553: WA center : 0853-3916-9833 (Chat Only)
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Kerjasama
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurmal
    • Buletin
      • Standar Mutu
      • Pertanian
      • Peternakan
      • Pengolahan Hasil Pasca Panen
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Kontak
Thumb
98 dilihat       11 Mei 2026

BBRMP NTT Mendukung Percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional di Nusa Tenggara Timur

 
Kupang, 7 Mei 2026 – Upaya percepatan swasembada bawang putih Nasional terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Bertempat di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, telah dilaksanakan rapat koordinasi terkait program swasembada bawang putih yang melibatkan berbagai pihak strategis, di antaranya tim Balai Besar Penrapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) NTT, perwakilan Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Kepala Bidang Kabupaten Kupang, Petugas Benih Tanaman (PBT), serta perwakilan Dinas Pertanian dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Kegiatan rapat dibuka oleh perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan nasioanal, khususnya pengembangan komoditas hortikultura strategis seperti bawang putih.
Selanjutnya, pemaparan materi disampaikan oleh Ibu Ridma dari Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan Indonesia dapat mencapai swasembada bawang putih pada tahun 2028. Untuk mendukung target tersebut, pada periode 2026–2027 petani, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur, didorong untuk berperan aktif dalam pengembangan bawang putih sebagai sumber benih.
“NTT memiliki potensi besar dalam pengembangan bawang putih karena didukung kondisi agroklimat dataran tinggi yang sesuai serta memiliki sejarah budidaya bawang putih di beberapa wilayah,” ungkapnya dalam rapat koordinasi tersebut.
Dalam program pengembangan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) benih bawang putih di Provinsi NTT, terdapat dua kabupaten yang menjadi prioritas pengembangan, yakni Kabupaten Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Kedua wilayah tersebut dipilih karena memiliki ketinggian wilayah yang cocok untuk pertumbuhan bawang putih serta rekam jejak historis sebagai daerah yang pernah menjadi sentra budidaya bawang putih di NTT.
Program CPCL sendiri merupakan tahapan penting dalam pelaksanaan kegiatan pengembangan pertanian, di mana pemerintah melakukan identifikasi terhadap calon petani dan calon lokasi yang dinilai siap untuk menjalankan program budidaya maupun perbenihan. Melalui proses ini, pemerintah dapat memastikan bahwa program berjalan tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian terus mendorong peningkatan produksi bawang putih dalam negeri guna mengurangi ketergantungan terhadap impor. Berdasarkan data Kementerian Pertanian, kebutuhan bawang putih nasioanal masih cukup tinggi sehingga diperlukan perluasan area tanam serta penguatan sistem perbenihan nasioanal untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.
Melalui kegiatan koordinasi ini diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BRMP NTT, Penyuluh, serta para petani dalam mendukung pengembangan bawang putih di Nusa Tenggara Timur. Selain memperkuat ketahanan pangan nasioanal, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan membuka peluang pengembangan komoditas hortikultura unggulan daerah
Prev Next

- BSIP-NTT


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP NTT Mendampingi Persiapan dan Kelengkapan Dokumen Untuk Pengajuan SNI 7934:2014 di D’Hokiest.
    23 Jul 2026 - By BSIP-NTT
  • Thumb
    Selamat dan sukses kepada Bpk Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA sebagai Kepala Badan Gizi Nasional
    22 Jul 2026 - By BSIP-NTT
  • Thumb
    BRMP NTT Menerima Siswa Praktik Kerja Lapangan SMK Negeri 1 Kabupaten Kupang
    22 Jul 2026 - By BSIP-NTT
  • Thumb
    Monitoring BRMP NTT bersama Staf Ahli Menteri Pertanian Kegiatan CSR
    20 Jul 2026 - By BSIP-NTT
  • Thumb
    BRMP NTT Hadiri Gerakan Tanam Serempak Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Kabupaten Kupang
    20 Jul 2026 - By BSIP-NTT

tags

BBRMP BBRMP_NTT Kementan Kementerian Pertanian

Kontak

(0380) 8460553: WA center : 0853-3916-9833 (Chat Only)
-
[email protected]

Jl. Timor Raya KM. 32 Naibonat, Kupang, 

Nusa Tenggara Timur

85000

https://ntt.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Nusa Tenggara Timur.. All Right Reserved