BRMP NTT Berpartisipasi dalam kegiatan Gertam di kabupaten Sumba Barat Daya
Tambolaka 13 Juni 2026, BRMP NTT berKoordinasi dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, dalam penyelenggarakan kegiatan Gerakan Tanam 52.000 Ha di lahan OPLAH dan CSR, desa Tema Tana kecamatan Wewewa Timur kabupaten Sumba Barat Daya - NTT. Kegiatan melibatkan Pemda kabupaten Sumba Barat Daya, Pemerintah Provinsi NTT, Kementerian pertanian (BPPSDMP dan BRMP), Penyuluh dan Petani. BRMP NTT dalam kegiatan tersebut, turut hadir mewakili kepala BRMP NTT Ketua Kelompok Penerapan dan Penilaian Keseuaian Ir.Irianus Rejeki Rohi, M.Si, dan Ketua Tim Kerja Pendampingan Program Wilayah I Christofel J.B.Sendow, S.ST., M.Sc.
Kegiatan Gerakan Tanam (Gertam) langsung dibuka oleh Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonu Wulla, menyampaikan bahwa Gertam merupakan salah satu Implementasi dari pelaksanaan kegiatan Swasembada Pangan Berkelanjutan khususnya di NTT, dan pemerintah Daerah berkomitmen mendukung program strategis Pertanian termasuk Swasembada Pangan. Dilanjutkan dengan sambutan-sambutan; Sambutan Gubernur NTT yang diwakili Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan provinsi NTT Umbu Joaz,S.P. menyampaikan bahwa dukungan pemerintah pusat dalam pengembangan sektor pertanian yang salah satunya adalah pengadaan Alsintan, dampak dari pelaksanaan Oplah di NTT adalah bertumbuhnya partisipasi petani dalam perbaikan saluran. Gerakan Tanam serempak ini sebagai wujud dukungan penyelesaian masalah pertanian di daerah, maka diperlukan juga adanya Gerakan yang Cepat, perhatian Pemerintah bagi petani adalah dengan menyediakan saprodi termasuk pupuk, BRMP NTT mendukung pelaksanaan Oplah dan CSR terutama untuk peningkatan IP sehingga akan tercapai Target peningkatan IP dari 1,5 menjadi 1,9. Sambutan Anggota DPR RI Komisi IV Dapil 2 NTT Usman Husin, menyampaikan bahwa peran pentingnya penyuluh dalam pembangunan pertanian setelah penyuluh menjadi pegawai Kementerian Pertanian, untuk lebih tinggi kerjanya perlu didukung dengan tersedianya kendaraan bagi penyuluh. Maju mundurnya pertanian tergantung dari petani, petani adalah pahlawan kehidupan manusia.
Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman simbolis bibit padi pada lahan Kelompok Brigade Pangan Dua Dewa desa Tema Tana kecamatan Wewewa Timur kabupaten Sumba Tengah