Koordinasi BRMP NTT Memperkuat Sinergitas Program Swasembada Pangan di Kabupaten Sumba Tengah
Waibakul-Sumba Tengah, 29 Juni 2025, dalam rangka mendukung percepatan Program Strategis Kementerian Pertanian salah satunya Swasembada Pangan, BRMP NTT melakukan koordinasi bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kabupaten Sumba Tengah beserta Penyuluh. Tim BRMP NTT yang bertugas yaitu Penanggung Jawab Swasembada Pangan kabupaten Sumba Tengah Randy Yulidar A., S.TP., M.T beserta Philips Rido Dida, A.Md, Anang Idzal Djuru, S.ST, dan Zesi Milla. Tim BRMP NTT bertemu langsung dengan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kabupaten Sumba Tengah Nyong Umbu K. Pari, S.TP, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Yulius Kapu, S.TP, Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Penyuluhan Bernardus K. Bitang, S.TP. Turut hadir Katimker Penyuluh kabupaten Sumba Tengah Ika Sapala, S.Pt.
Randy Yulidar A., S.TP., M.T menyampaikan pentingnya koordinasi antara Dinas, Pj, dan Penyuluh. Hal ini diperlukan dalam rangka mensukseskan program strategis Kementerian Pertanian, yaitu: LTT reguler, Oplah, Padi gogo, CSR, Irpip, Irpom, Konstruksi Bangunan dan Bantuan Benih Tanaman Pangan dan Perkebunan khususnya di kabupaten Sumba Tengah. Harapannya dengan koordinasi yang lancar dapat mempercepat langkah yang diperlukan untuk meningkatkan realisasi program Kementerian Pertanian di kabupaten Sumba Tengah agar masuk kategori kuning menuju kategori hijau.
Pada kesempatannya Nyong Umbu K. Pari, S.TP menyampaikan terima kasih atas kunjungan yang dilakukan. Pertemuan ini sangat penting dalam mensukseskan program strategis Kementerian Pertanian serta menyelaraskan koordinasi antara Dinas dan penyuluh. Beliau menyampaikan komitmennya untuk mendukung program-program dari Kementerian Pertanian karena selaras dengan tupoksi Dinas. Selain itu juga dilakukan diskusi terkait proses pengajuan dan verifikasi CPCL tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan.
Selaras dengan Katimker Penyuluh Ika Sapala, S.Pt juga menyampaikan dukungan terkait program strategis Kementerian Pertanian. Beliau menyampaikan kabupaten Sumba Tengah memiliki karakteristik dan kebiasaan dari pola tanam petani, sehingga diperlukan pendampingan yang intens oleh para PPL setempat.
Setelah dilakukan diskusi di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, dilanjutkan koordinasi di CWS penyuluh untuk bertemu dengan para koordinator penyuluh. Pada pertemuan tersebut dilakukan diskusi terkait strategi untuk mencapai target-target Swasembada Pangan. Selain itu juga dilakukan diskusi terkait komitmen masing-masing Korluh terkait capaian realisasi target di bulan Juni dan bulan-bulan berikutnya.