Monitoring BRMP NTT bersama Staf Ahli Menteri Pertanian Kegiatan CSR
Kupang, Jumat 17 Juli 2026, BRMP NTT mendampingi Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Hubungan Kelembagaan, Regulasi dan Reformasi Birokrasi, melakukan Monitoring dan Evaluasi kegiatan Cetak Sawah Rakyat (CSR) tahun 2026 di kabupaten Timor Tengah Selatan dan CSR tahun 2025 di kabupaten Kupang selama 2 (dua) hari pada Tanggal 16 – 17 Juli 2026. Dalam kegiatan dimaksud Staf Ahli Menteri Pertanian didampingi kepala BRMP NTT Dr. Novalisa Tresya Ester Lumentut, S.P, M.Sc bersama dengan Kepala BBPP Kupang Roby Darmawan, M.Eng., Kepala SMK PP Kupang Dr. Bogarth K. Watuwaya, S.Pt., M.Sc., perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan provinsi NTT Simon Banoet,S.P.
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) CSR diawali koordinasi dengan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan NTT, dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi CSR tahun 2026 di kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) khususnya di desa Oebelo dan desa Mio kecamatan Amanuban Selatan. Kegiatan CSR tahun 2026 di dua desa tersebut, sedang berjalan (land clearing dan land leveling serta cutting) oleh para penyedia dimana target CSR di desa Oebelo seluas 1.306,40 hektar dan di desa Mio seluas 10,27 hektar.
Pada kunjungan Monev di lokasi CSR tahun 2026 tersebut, diterima langsung kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan TTS Jacob E.P. Benu, ST., MT, Katimker Penyuluh Pertanian TTS Zakarias AD Toto,S.Tp, M.Si, Koordinator Penyuluh kecamatan Amanuban Selatan Yustinus Nahak,S.ST. PPL desa Oebelo Martogab Sihombing,S.P, dan PPL desa Mio Wasti Banunaek, perwakilan kecamatan Amanuban Selatan, perwakilan desa Oebelo dan desa Mio, penyedia pelaksana CSR, petani dan masyarakat dari 2 desa.
Kegiatan Monev CSR tahun 2025 di kabupaten Kupang dilaksanakan setelah SAM dan rombongan berkunjung ke BRMP NTT melaksanakan kegiatan penanaman padi menggunakan cara PM-AAS di lahan sawah BRMP NTT, kunjungan ke Gudang UPBS BRMP NTT dan dilanjutkan dengan pertemuan bersama dengan Lembaga terkait seperti BRMP NTT, BBPP Kupang, SMKPP Kupang, BBWS Nusa Tenggara II, Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan c.q Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian dan UPT PSB Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT.
Setelah kegiatan di BRMP NTT, kegiatan dilanjutkan kunjungan ke lahan CSR tahun 2025 di desa Manusak, diterima langsung Katimker Penyuluh Pertanian kabupaten Kupang Ir.Noversani E. Kanu,M.P, Koordinator penyuluh kecamatan Kupang Timur Onis Djago dan para PPL. Lahan CSR tahun 2025 di kabupaten Kupang, dihadapkan pada tantangan terbatasnya ketersediaan air, yang bersumber dari 2 bendungan besar (bendungan Tilong dan Raknamo) dan embung-embung lainnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Balai Benih Induk (BBI) Tarus Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, diterima langsung Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT Joaz Bily Oemboe Wanda, S.P, Kepala UPTD Perbenihan Tanaman Pangan dan Hortikultura Semuel Frenclin Keffi, SP., M.Sc, bersama staf. Pada lokasi BBI Tarus, sedang dikembangkan beberapa jenis jagung hibrida, dimana hasilnya akan dijadikan sebagai sumber benih yang akan dikembangkan di NTT.
Dalam kegiatan Monev CSR di provinsi NTT, SAM Hubungan Kelembagaan, Regulasi dan Reformasi Birokrasi memberikan penegasan bahwa CSR yang telah dan sedang dilaksanakan agar dapat mencapai target peruntukannya, kerjasama dan sinergitas antar Lembaga terus ditingkatkan, dukungan semua Lembaga dalam pelaksanaan program Nasional pada sektor pertanian seperti PM-AAS, peran penyuluh dalam pendampingan untuk perubahan karakter petani pada pemanfaatan lahan sawah yang dicetak dan pemanfaatan air untuk peningkatan produksi dan produktivitas lahan untuk peningkatan kesejahteraan petani dan keluarganya.