BRMP NTT Dampingi Pengujian Alat Tanam Padi Drum Slider untuk Mendukung PM AAS di Sumba Timur
Waingapu, 12 Agustus 2026 — Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Nusa Tenggara Timur melalui Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IP2MP) Waingapu melakukan pendampingan pengujian alat tanam padi drum slider di lahan Kelompok Tani Agape, Kelurahan Mau Hau, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap penerapan Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM AAS) di Kabupaten Sumba Timur. Lahan seluas 1 hektare milik Kelompok Tani Agape direncanakan menjadi salah satu lokasi penerapan PM AAS dengan menggunakan varietas padi Inpari 32 dan pola tanam 6:1.
Pengujian drum slider melibatkan tim IP2MP Waingapu, penyuluh pertanian BPP Kambera, serta anggota Kelompok Tani Agape. Pengujian dilakukan untuk mengetahui kemampuan alat dalam mendukung proses tanam padi sekaligus mengidentifikasi bagian-bagian yang masih memerlukan penyempurnaan.
Berdasarkan hasil pengamatan tim IP2MP Waingapu, alat drum slider dapat digunakan dengan cukup baik dalam proses tanam padi. Namun, masih diperlukan modifikasi teknis, terutama untuk meningkatkan penyesuaian alat terhadap kondisi lahan, khususnya pada lahan dengan solum lumpur yang dalam, agar alat dapat bekerja lebih efektif dan optimal.
Alat tanam tersebut merupakan hasil swadaya Kelompok Tani Agape yang dikembangkan melalui kreativitas penyuluh pertanian BPP Kambera. Inovasi ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi tepat guna yang dirancang berdasarkan kondisi serta kebutuhan petani setempat.
Ketua Tim Kerja Penyuluhan Pertanian Sumba Timur, Welam Woe Raja, S.Pt. mengapresiasi pendampingan BRMP NTT melalui tim IP2MP Waingapu dalam proses pengujian alat tanam tersebut, ia juga menyambut baik berbagai saran perbaikan dan modifikasi yang disampaikan tim IP2MP Waingapu selama pelaksanaan pengujian. Menurutnya, masukan tersebut penting untuk menyempurnakan kinerja alat sehingga lebih efektif, efisien, serta sesuai dengan kondisi dan kebutuhan petani.