BRMP NTT Ikuti Pelatihan Penjaminan Keamanan PSAT dan Sertifikasi BNSP di Bogor
Bogor, 16 September 2026, Dua pegawai Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Nusa Tenggara Timur, Andri Dias Setiawan, S.Si dan Shafa Auradiva,S.P, mengikuti Pelatihan Penjaminan Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) dan Uji Sertifikasi BNSP. Kegiatan yang diselenggarakan oleh BRMP bekerja sama dengan IPB Training berlangsung pada 16–20 September 2026 di Bogor.
Kegiatan ini diikuti 100 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai unit kerja dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BRMP di seluruh Indonesia. Untuk mengoptimalkan proses pembelajaran, agar penyampaian materi berlangsung lebih interaktif maka seluruh peserta dibagi ke dalam 4 kelas yang masing-masing berisi 25 orang.
Selama tiga hari, yakni tanggal 16–18 September, peserta mendapatkan pembekalan teori mengenai konsep keamanan pangan segar, regulasi PSAT, identifikasi bahaya, hingga workshop studi kasus. Materi tersebut disampaikan langsung oleh tim ahli dari IPB Training, antara lain Naily Zulfa Agustina, S.Pi., drh. Asep Rusmana, Dr. Widiati Purnawita, S.T.P., M.P., dan Rahmadi Dg. Sibattu, S.Pt.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada tanggal 19–20 September dengan agenda simulasi sertifikasi, persiapan, serta uji kompetensi resmi yang dipandu oleh Tim Asesor Lembaga Sertifikasi Profesi Jaminan Mutu dan Keamanan Pangan (LSP JMKP).
Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, para peserta dibekali pengetahuan serta keterampilan teknis terkait jaminan keamanan dan mutu PSAT. Langkah ini menjadi bagian penting dari pengembangan SDM untuk memastikan produk pangan segar yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi, sekaligus memperkuat pendampingan bagi para petani di daerah, termasuk di wilayah Nusa Tenggara Timur.